7 Penyebab Detak Jantung Cepat Yang Tiba-Tiba

Inilah Penyebab Detak Jantung Cepat Yang Tiba-Tiba

Penyebab Detak Jantung Cepat ,- Jantung merupakan organ penting dalam tubuh yang berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Jantung berdetak secara kontinu dalam memompa darah dan dapat mengalirkan lebih dari 14.000 liter per hari.

Namun, terkadang jantung juga bisa berdetak dengan cepat. Dimana hal ini sering menjadi tanda dari adanya penyakit serius pada tubuh. Karena itu, sebelum terlambat. Yuk, ketahui apa saja penyebab detak jantung cepat yang sering terjadi.

Penyebab Detak Jantung Cepat

Detak jantung normal bervariasi dari orang ke orang, namun kisaran detak jantung normal yaitu 60 hingga 100 kali per menit. Jika detaknya lebih cepat, maka ada beberapa hal yang menyebabkan jantung berdetak kencang.

Berikut 7 penyebab detak jantung cepat yang paling sering terjadi, yakni :

  1. Kelainan Jantung Bawaan (Jantung Bocor)

Sebagian orang mempunyai kelainan jantung yang dibawa sejak lahir, biasanya hal ini terjadi pada anak-anak. Yang mana jantung bocor ini terjadi karena adanya masalah pada struktur jantung yang sudah ada sejak lahir, sehingga mengubah aliran normal darah melalui jantung.

Kondisi ini dapat terjadi, jika ibu kurang memperhatikan kondisi kesehatan ketika hamil. Utamanya jika ibu hamil merokok dan konsumsi alkohol, hal ini tentu sangat buruk bagi kesehatan bayinya. Nah, jantung bocor ini sering ditandai dengan jantung yang berdetak kencang.

  1. Demam Rematik

Demam rematik adalah demam yang disebabkan bakteri streptococcus, bakteri penyebab radang tenggorokan. Jika tidak ditangani dengan tepat, bakteri ini akan tetap berada dalam tubuh meskipun radang tenggorokan sudah berlalu.

Bakteri streptococcus ini juga bisa mengakibatkan terjadinya nyeri di beberapa bagian tubuh. Pada beberapa kasus, bakteri juga dapat menyerang bagian jantung dan akhirnya menyebabkan jantung rematik yang ditandai dengan jantung berdebar-debar dengan cepat.

  1. Kekurangan Sel Darah Merah (Anemia)

Orang yang kekurangan sel darah merah bisa mengalami jantung berdebar-debar. Pasalnya dalam tubuh, sel darah merah berfungsi untuk mengirimkan oksigen ke otot jantung. Otot jantung bertugas dalam menyuplai oksigen ke seluruh tubuh.

Jika sel darah merah kurang, maka otomatis oksigen dari luar ke sel tubuh juga akan berkurang. Hal ini akan menyebabkan otot jantung bekerja lebih keras agar suplai oksigen tetap sesuai kebutuhan. Karena itu, jantung akan berdetak kencang sebagai tanda dari anemia dalam tubuh.

  1. Kelenjar Tiroid Terlalu Aktif

Setiap manusia memiliki kelenjar tiroid yang memproduksi hormon tiroid, yaitu suatu hormon yang berperan penting dalam mengatur detak jantung anak. Jika kelenjar tiroid terlalu aktif, hal ini dapat mengakibatkan detak jantung lebih cepat dari biasanya.

  1. Penyakit Jantung Koroner

Salah satu gejala penyakit jantung koroner dapat ditandai dengan jantung yang sering berdetak secara mendadak. Jika hal ini terjadi, Anda harus waspada. Pasalnya jantung koroner dapat mendatangkan kematian.

  1. Stress

Stress dan kecemasan dapat menjadi penyebab jantung berdetak kencang ketika sedang stress. Hal ini karena pembuluh darah dan syaraf di otak mengalami penyempitan. Akibatnya jantung akan merasa kesulitan dalam memompa darah ke seluruh tubuh.

  1. Diabetes

Penderita diabetes rentan terkena jantung berdebar-debar dan sakit jantung. Dimana hal ini dipicu oleh asteoklorosis dan penyempitan pembuluh darah. Akibatnya jantung akan terasa berdetak cepat ketika memompa darah ke seluruh tubuh.

Ketika Anda mengalami jantung berdetak cepat, sebaiknya segera mencari solusi dari kondisi Anda tersebut. Jangan sampai Anda membiarkan jantung Anda terus-menerus berdetak cepat. Jika tidak segera ditangani, dapat menimbulkan komplikasi yang lebih serius.

Posted by : obatjantungbocoralami.my.id

1 Trackback / Pingback

  1. Penyakit Congenital Heart Disease dan Cara Mengobatinya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*